oleh

Flora dan Fauna Kepulauan Bangka Belitung

Flora dan Fauna Kepulauan Bangka Belitung! Flora dan Fauna Kepulauan Bangka Belitung! Di Kepulauan Bangka Belitung ada berbagai jenis kayu berkualitas yang diperdagangkan di luar daerah seperti Kayu Pelawan, Kayu Meranti, Ramin, Mambalong, Mandaru, Bulin dan Kerengas. Tumbuhan hutan lainnya adalah: Keramunting, buk-buk, Mate Ayem, Kapuk, Jelutung, Pulai, Gelam, rawa Meranti, Mentagor, Mahang, Bakau dan lainnya. Hasil hutan lainnya adalah hasil sampingan dari madu dan rotan alami. Madu Pulau Bangka Belitung terkenal dengan madu pahitnya.   Fauna di Kepulauan Bangka Belitung memiliki lebih banyak kesamaan dengan fauna di Kepulauan Riau dan Semenanjung Malaysia daripada di Sumatera. Beberapa jenis hewan yang dapat ditemukan di Kepulauan Bangka Belitung meliputi: Rusa, Beruk, Monyet, Lutung, Babi Hutan, Pangolin, Musang, Burung Keruak, Elang, Ayam Hutan, Tanduk Rusa, berbagai jenis Ular dan Kadal. Flora dan fauna khas provinsi Bangka Belitung adalah sepasang tanaman dan hewan unik yang ditetapkan sebagai maskot Bangka dan Belitung. Seleksi sebagai flora dan fauna yang khas tentu saja berdasarkan berbagai pertimbangan. Tumbuhan dan hewan khas ini lebih sering disebut sebagai Flora Provinsi dan Fauna Identitas. Apa Saja Flora dan Fauna Kepulauan Bangka Belitung? Seperti provinsi lain di seluruh Indonesia, Bangka Belitung juga memiliki sepasang tanaman dan hewan yang ditetapkan sebagai Identitas Flora dan Fauna dari Provinsi Bangka Belitung. Diantaranya : Nagasari, Flora Khas Bangka Belitung Nagasari (Palaquium rostratum) adalah tumbuhan asli dari Bangka Belitung, meskipun bukan flora endemik. Pohon dari sowa-sawoan (Sapotaceae) ini dimanfaatkan kayunya sebagai perabot di dalam rumah, lantai, mebel, dan pembuatan perahu. Selain itu juga dikenal sebagai salah satu kayu bertuah. Beberapa pihak meyakini bermanfaat untuk keselamatan, kewibawaan, pengobatan, perlindungan terhadap orang dan jin jahat, binatang berbisa, hingga anti tenung. Tidak heran jika provinsi Bangka Belitung kemudian memiliki Nagasari (Palaquium rostratum) sebagai tumbuhan khas mereka. Mentilin, Fauna Khas Bangka Belitung Mentilin adalah salah satu jenis tarsius di Indonesia. Nama latin hewan ini adalah Tarsius bancanus Horsfield, 1821 yang identik dengan Tarsius natunensis Chasen, 1940. Itu adalah Mentilin atau Tarsius Bangka yang kemudian ditetapkan sebagai Identitas Fauna atau hewan khas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
mentilin
Flora dan Fauna Kepulauan Bangka Belitung!
Flora dan Fauna Kepulauan Bangka Belitung! Di Kepulauan Bangka Belitung ada berbagai jenis kayu berkualitas yang diperdagangkan di luar daerah seperti Kayu Pelawan, Kayu Meranti, Ramin, Mambalong, Mandaru, Bulin dan Kerengas. Tumbuhan hutan lainnya adalah: Keramunting, buk-buk, Mate Ayem, Kapuk, Jelutung, Pulai, Gelam, rawa Meranti, Mentagor, Mahang, Bakau dan lainnya. Hasil hutan lainnya adalah hasil sampingan dari madu dan rotan alami. Madu Pulau Bangka Belitung terkenal dengan madu pahitnya.
Fauna di Kepulauan Bangka Belitung memiliki lebih banyak kesamaan dengan fauna di Kepulauan Riau dan Semenanjung Malaysia daripada di Sumatera. Beberapa jenis hewan yang dapat ditemukan di Kepulauan Bangka Belitung meliputi: Rusa, Beruk, Monyet, Lutung, Babi Hutan, Pangolin, Musang, Burung Keruak, Elang, Ayam Hutan, Tanduk Rusa, berbagai jenis Ular dan Kadal.
Flora dan fauna khas provinsi Bangka Belitung adalah sepasang tanaman dan hewan unik yang ditetapkan sebagai maskot Bangka dan Belitung. Seleksi sebagai flora dan fauna yang khas tentu saja berdasarkan berbagai pertimbangan. Tumbuhan dan hewan khas ini lebih sering disebut sebagai Flora Provinsi dan Fauna Identitas.
Apa Saja Flora dan Fauna Kepulauan Bangka Belitung?
Seperti provinsi lain di seluruh Indonesia, Bangka Belitung juga memiliki sepasang tanaman dan hewan yang ditetapkan sebagai Identitas Flora dan Fauna dari Provinsi Bangka Belitung. Diantaranya :
Nagasari, Flora Khas Bangka Belitung
Nagasari (Palaquium rostratum) adalah tumbuhan asli dari Bangka Belitung, meskipun bukan flora endemik. Pohon dari sowa-sawoan (Sapotaceae) ini dimanfaatkan kayunya sebagai perabot di dalam rumah, lantai, mebel, dan pembuatan perahu.
Selain itu juga dikenal sebagai salah satu kayu bertuah. Beberapa pihak meyakini bermanfaat untuk keselamatan, kewibawaan, pengobatan, perlindungan terhadap orang dan jin jahat, binatang berbisa, hingga anti tenung. Tidak heran jika provinsi Bangka Belitung kemudian memiliki Nagasari (Palaquium rostratum) sebagai tumbuhan khas mereka.
Mentilin, Fauna Khas Bangka Belitung
Mentilin adalah salah satu jenis tarsius di Indonesia. Nama latin hewan ini adalah Tarsius bancanus Horsfield, 1821 yang identik dengan Tarsius natunensis Chasen, 1940. Itu adalah Mentilin atau Tarsius Bangka yang kemudian ditetapkan sebagai Identitas Fauna atau hewan khas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Baca Juga Pertambangan Timah Kepulauan Bangka Belitung

Komentar

News Feed