oleh

Geografi dan Tipologi Kepulauan Bangka Belitung

geografi , tipologi bangka belitung
Geografi dan tipologi
Geografi dan Tipologi Kepulauan Bangka Belitung!
Geografi dan Tipologi Kepulauan Bangka Belitung! Keadaan alami Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagian besar adalah dataran tinggi, lembah, dan sebagian kecil gunung dan bukit. Ketinggian dataran rendah rata-rata sekitar 50 meter di atas permukaan laut begitu juga ketinggian daerah pegunungan. Antara lain untuk Gunung Maras mencapai 699 meter di Kabupaten Belinyu (P. Bangka), Gunung Tajam Kaki sekitar 500 meter di atas permukaan laut di Belitung Pulau.
Sedangkan untuk daerah berbukit seperti Bukit Menumbing, tingginya mencapai sekitar 445 meter di Kecamatan Mentok dan Bukit Mangkol dengan ketinggian sekitar 395 meter di atas permukaan laut di Kecamatan Pangkalan Baru. Keadaan alami Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagian besar adalah dataran rendah, lembah dan sebagian kecil gunung dan bukit.
Ketinggian dataran rendah rata-rata sekitar 50 meter di atas permukaan laut dan ketinggian daerah pegunungan, misalnya, untuk Gunung Maras yang mencapai 699 meter di Kecamatan Belinyu (P.Bangka), Gunung Tajam Kaki tingginya sekitar 500 meter di atas permukaan laut. di Pulau Belitung.
Kondisi umum tanah Kepulauan Bangka Belitung memiliki pH asam atau reaksi tanah rata-rata di bawah 5, tetapi memiliki kandungan aluminium yang sangat tinggi. Ini mengandung banyak mineral dan mineral bijih timah dalam bentuk pasir, pasir kuarsa, granit, kaolin, tanah liat, dll. Kondisi tanah terdiri dari:
  • Podsolik dan Litosol. Warnanya coklat kekuning-kuningan dari batu plutonik masam yang ditemukan di daerah berbukit dan bergunung. kuarsa, granit, kaolin, tanah liat, dll.
  • Asosiasi podsolik. Warnanya coklat kekuning-kuningan dengan bahan induk dari kompleks batupasir kuarsit dan batuan plutonik asam.
  • Asosiasi Aluvial, Hedromotif dan Clay Humus dan regosol. Abu-abu muda, berasal dari endapan pasir dan tanah liat.
Bagaimana Geografi & Tipologi Kepulauan Bangka Belitung?
Wilayah Kepulauan Bangka Belitung dihubungkan oleh perairan laut dan pulau-pulau kecil. Secara keseluruhan, daratan dan perairan Bangka Belitung adalah satu kesatuan dari dataran Sunda, sehingga perairan tersebut merupakan bagian dari Rak Sunda dengan kedalaman laut tidak lebih dari 30 meter.
Sebagai daerah perairan, Kepulauan Bangka Belitung memiliki dua jenis perairan, yaitu perairan terbuka dan perairan semi tertutup. Perairan terbuka di sekitar Pulau Bangka terletak di utara, timur, dan selatan Pulau Bangka. Sedangkan perairan semi tertutup ditemukan di Selat Bangka dan teluk Kelabat di Bangka Utara. Sementara itu perairan di Pulau Belitung umumnya perairan terbuka.(Dilansir dari id.wikipedia.org)

Sejarah Kepulauan Bangka Belitung

Komentar

News Feed