oleh

Infrastruktur dan Prasarana Transportasi Kepulauan Bangka Belitung

transportasi bangkabelitung
Transportasi
Infrastruktur  dan Prasarana Transportasi Kepulauan Bangka Belitung!
Prasarana Transportasi Kepulauan Bangka Belitung! Transportasi adalah urat nadi kehidupan sosial yang merangsang percepatan berbagai kegiatan pembangunan dalam upaya mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat di bidang ekonomi, sosial, budaya, politik, dan keamanan. Transportasi dalam perannya sebagai pendukung dan penggerak serta pendistribusian hasil – hasil pembangunan harus benar-benar direncanakan, diatur dan dikendalikan sedemikian rupa agar dapat berfungsi secara optimal.
Transportasi Kepulauan Bangka Belitung sebagai kekuatan pendorong dalam kehidupan sosial manusia berfungsi sebagai layanan untuk mendukung dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.  Oleh karena itu, permintaan transportasi dari waktu ke waktu selalu mengalami peningkatan sementara dalam penyediaan (supply) sarana dan prasarana transportasi yang sangat terbatas bahkan nyaris tidak mampu mengimbangi, sehingga masalah transportasi menjadi semakin kompleks.
Berdasarkan uraian di atas, perencanaan transportasi suatu daerah harus dilakukan secara komprehensif dan merujuk pada kebutuhan dan kondisi daerah yang bersangkutan. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kota Pangkalpinang sebagai lembaga teknis pemerintah daerah Kota Pangkalpinang yang kompeten dalam menangani masalah transportasi dituntut untuk selalu dapat merencanakan dan mempertanggungjawabkan semua kegiatan di bidang transportasi ke para pemimpin. Dan pengguna layanan transportasi yang dapat mendukung keberhasilan pembangunan di Kota Pangkalpinang.
Apa Saja Prasarana Transportasi Kepulauan Bangka Belitung?
  • Bandara Depati Amir di Pangkalpinang
  • Bandara HAS Hanandjuddin di Tanjung Pandan
  • Pelabuhan Pangkalbalam di Pangkalpinang
  • Pelabuhan Tanjung Gudang di Belinyu
  • Pelabuhan Tanjung Kalian di Mentok
  • Pelabuhan Sadai di Sadai, Toboali
  • Pelabuhan Tanjung Pandan (berganti nama menjadi “Pelabuhan Laskar Pelangi”)
  • Pelabuhan Tanjung Batu
  • Pelabuhan Tanjung Ru di Pegantongan
  • Pelabuhan Manggar
Dalam konteks pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Belitung telah melakukan berbagai kegiatan pembangunan untuk transportasi darat, udara dan laut. Pengembangan transportasi darat dilakukan dengan meningkatkan kualitas jalan di Kabupaten Belitung. Dengan lapisan hotmix dan menambah jalan baru untuk menghubungkan kecamatan dan desa. Sementara pengembangan transportasi udara dilakukan dengan menambah kapasitas layanan penerbangan.
Dalam pengembangan transportasi laut. Pengembangan pelabuhan laut dan peningkatan fasilitas pelabuhan pada dasarnya mengacu pada prinsip mendorong dan merangsang pertumbuhan ekonomi dan membuka isolasi.
Transportasi laut di Kepulauan Bangka Belitung. Merupakan sektor strategis karena sektor pelabuhan sangat menentukan kelancaran pengembangan sektor-sektor unggulan di Kabupaten Belitung. Yaitu sektor perikanan, pariwisata dan transportasi.

Oleh karena itu pelabuhan laut memiliki nilai penting untuk pengembangan Kepulauan Bangka Belitung. Sejak menyerahkan status Zona Ekonomi Khusus ke pemerintah pusat pada tahun 2011, Pemerintah Kabupaten Belitung telah menjadikan pembangunan fasilitas dan transportasi sebagai tulang punggung pengembangan Belitung.

Infrastruktur Kepulauan Bangka Belitung – Infrastruktur yang mendukung kegiatan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung cukup umum, antara lain ketersediaan pasar dan pusat perbelanjaan/toko. Pasar dibagi menjadi pasar besar dan pasar kecil (tradisional).
Pos dan telekomunikasi memainkan peran penting dalam mendorong percepatan aliran informasi. Layanan pos dan telekomunikasi di provinsi pulau Bangka Belitung, layanan pos, kargo, telepon, dan faks. Ada 3 seluler profider di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu Telkomsel, Excelcomindo, Indosat.
Sistem kelistrikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdiri dari dua sistem, yaitu sistem yang dimiliki oleh PT. PLN (Persero) dan sistem yang dimiliki oleh sektor swasta, yaitu PT. Timah, Tbk dan PT. Koba Tin. Sistem kelistrikan PT. PLN (Persero) di wilayah bisnis Bangka Belitung: sistem Bangka memiliki 6 pusat PLTD mandiri dan beberapa sistem sewa, dan sistem Belitung memiliki 2 pusat PLTD.
Transportasi darat merupakan salah satu faktor penting dalam memfasilitasi kegiatan keuangan. Dari 3.193,36 km jalan di Kepulauan Bangka Belitung, 16,62 persen merupakan jalan negara, 16,26 persen merupakan jalan provinsi dan 67,12 persen merupakan jalan kabupaten.
Transportasi laut adalah transportasi strategis bagi Kepulauan Bangka Belitung sebagai provinsi kepulauan yang dimaksudkan untuk membantu provinsi lain. Di Kepulauan Bangka Belitung ada 8 pelabuhan yang terdiri dari 3 pelabuhan khusus barang dan 5 pelabuhan penumpang serta barang.

Enam dari pelabuhan di Pulau Bangka dan dua lainnya di Pulau Belitung. Pindah transportasi udara di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung antara perusahaan PELNI lain dan perusahaan swasta. Jalur pelayaran dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah: Jakarta, Palembang, Tanjung Pinang, Surabaya, dan Pontianak. (Dilansir dari id.wikipedia.org)

Artikel terkait 
Seni Musik dan Tarian Kepulauan Bangka Belitung

Komentar

News Feed