oleh

Tanda malam Lailatul Qadar dan Cara Sholat Sunnah Malam Lailatul Qadar

Tanda malam Lailatul Qadar dan Cara Sholat Sunnah Malam Lailatul Qadar

Dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang tanda lailatul qadar,
“Dia adalah malam yang indah, sejuk, tidak panas, tidak dingin, di pagi harinya matahari terbit dengan cahaya merah yang tidak terang.” (HR. Ibnu Khuzaimah; dinilai sahih oleh Al-Albani)
Kemudian, ciri yang lain adalah malam ini umumnya terjadi di malam2 ganjil pada 10 hari terakhir di bulan Ramadan
Dalil yang menunjukkan hal ini: Dari ‘Aisyah, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu menghidupkan 10 malam terakhir bulan Ramadan. Beliau bersabda, “Carilah malam qadar di malam ganjil pada 10 malam terakhir bulan Ramadan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Barang siapa yang tidak mampu beribadah di awal sepuluh malam terakhir, hendaknya tidak ketinggalan untuk beribadah di 7 malam terakhir. Dari Ibnu Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang lailatul qadar, “Carilah di 10 malam terakhir. Jika ada yang tidak mampu maka jangan sampai ketinggalan ibadah di tujuh malam terakhir.” (HR. Muslim)

8 Tanda Malam Lailatul Qadar yang Menakjubkan
Suasana Sejuk di Malam Lailatul Qadar
Suasana Malam yang Tenang
Suasana Malam Cerah
Matahari Bersinar Lembut
Angin Berhembus Sepoi-sepoi
Tidak Hujan
Terjadi di 10 Hari Terakhir Ramadhan
Tiba di Malam Ganjil

Catatan untuk mendapatkan lailatul qadar:
Selayaknya, kaum muslimin untuk tidak pilih2 malam untuk beribadah, sehingga hanya mau rajin ibadah jika menemukan tanda2 lailatul qadar di atas, karena bisa jadi ciri2 itu tidak dijumpai oleh sebagian orang.
Sebaliknya, mereka yang rajin beribadah di sepanjang malam dan tidak pilih2, insya Allah akan mendapatkan lailatul qadar. Sahabat Ibnu Mas’ud pernah memberikan nasihat tentang lailatul qadar, kemudian beliau berkata,
“Siapa saja yang shalat malam sepanjang tahun, dia akan mendapatkannya.” (HR. Ahmad dan Abu Daud; dinilai sahih oleh Al-Albani)
Ketika mendengar keterangan dari Ibnu Mas’ud ini, Abdullah bin Umar mengatakan, “Semoga Allah merahmati Ibnu Mas’ud, sebenarnya beliau paham bahwa lailatul qadar itu di bulan Ramadan, namun beliau ingin agar masyarakat tidak malas.” (Tafsir Al-Baghawi, 8:48

Baca juga LANJUT TIDUR SETELAH SHOLAT SUBUH! MERUPAKAN WAKTU

Cara Sholat Sunnah Malam Lailatul Qadar
Bismillahir Rohmaanir Rohiim
“Dari Nabi Muhammad Shalallohu ‘alaihi wa sallam, bahwasannya beliau bersabda :“ barangsiapa yang menjalankan sholat pada malam Lailatul Qadr sebanyak 2 (dua) rokaat , didalam setiap rokaatnya setelah membaca Al Fatihah (1) satu kali , kemudian membaca surat Al-Ikhlas 7 (tujuh) kali dan setelah salam membaca Astaghfirullahal azhiim wa atubu ilaih 70 (tujuh puluh) kali , maka selama dia mendirikannya Allah akan mengampuni dirinya dan kedua orang tuanya dan Allah Ta’ala akan mengutus Malaikat untuk menanam (untuknya) pepohonan di Surga, membangun gedung-gedung dan mengalirkan sungai-sungai didalamnya, dan dia ( orang yg menjalankan sholat Lailatul Qadr ) tidak akan keluar dari dunia sehingga dia pernah melihat seluruhnya.“

(HR ;Ibnu Abbas)
sumber : Kitab Durrotun Nashihin Hal : 272
Secara lebih ringkasnya jika mengutip dari hadist diatas. Cara melakukan sholat sunnah Malam Lailatul Qadar adalah dengan cara sebagai berikut :
– Dilaksanakan dengan sedikitnya 2 Rakaat 1 kali salam, atau
– 4 roka’at satu kali salam tanpa tasyahud awal,
– Pelaksanaan sholat sunnah ini maksimal hanya sampai 12 rakaat


Nah, seperti itulah tanda-tanda beserta cara yang bisa kita pelajari untuk bisa mendapatkan malam Lailatul Qadar di bulan Ramadhan. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua dan menjadi amalan tersendiri dalam usaha kita mencintai Allah.


Komentar

News Feed